
Media Cirebon - Rombongan yang mengangkut prajurit TNI mengalami kecelakaan tepatnya di lokasi Exit Tol Warugunung, Surabaya. Kendaraan truk milik Batalyon Infanteri (Yonif) 511/DY ini menabrak pada bagian belakang bus milik Pemkab Blitar yang berjalan beriringan.
Kecelakaan ini terjadi ketika iringan-iringan rombongan Yonif 511/DY hendak menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak. Iring-iringan ini membawa para personel TNI yang hendak berangkat melaksanakan tugas untuk menuju ke Papua.
Adapun berdampingan tersebut yang terdiri dari truk angkut Yonif 511, Ambulan, Patwal, dan juga beberapa bus termasuk milik Pemkab Blitar yang mengangkut anggota TNI yang ingin bertugas di Papua tersebut.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Truk dengan nomor registrasi militer 8486-V yang menabrak bagian belakang bus Pemkab Blitar dengan nomor polisi AG 7005 QP.
"Ya benar terjadi kecelakaan," ujarnya, Selasa (23/08/2022).
Berdasarkan video yang beredar luas di media sosial, kecelakaan ini yang terjadi di bagian belakang iring-iringan. Truk TNI yang dikemudikan oleh Praka Faisal ringsek parah di bagian kabin sebelah kanan atau tepat di bagian depan kemudi, Sedangkan bus milik Pemkab Blitar ini telah mengalami kerusakan pada bagian belakang sebelah kiri.
Truk Yonif 511/DY tersebut juga menabrak mobil tronton yang ada di sebelah kiri iring-iringan yang bukan bagian dari rombongan dan mengalami kerusakan di bagian lampu sein sebelah kanan.
Kabarnya Insiden kecelakaan ini dipicu dari rem truk Yonif 511/DY yang kurang berfungsi dengan baik. Namun demikian petugas kepolisian dan Denpom V/4 Surabaya saat ini masih melakukan pemeriksaan atas kejadian ini.
Sementara akibat insiden kecelakaan tersebut tidak ada yang korban jiwa tetapi ada tiga anggota Yonif 511/DY yang terluka. Mereka antara lain Serma Arif yang mengalami luka robek pada bagian pelipis sebelah kanan dan Praka Faisal yang mengalami luka-luka pada bagian muka terkena percikan kaca mobil.
"Iya, iring-iringan dalam rombongan. Jadi bus Pemkab Blitar itu juga membawa para anggota Yonif 511/DY. Hanya Luka ringan saja 2 orang," ungkapnya.
Pasca kejadian kecelakaan itu, rombongan Yonif 511/DY pun tetap melanjutkan perjalanan menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk selanjutnya yang akan berlayar menuju Papua untuk melaksanakan tugas.