Media Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, telah membuka wisata kuliner dan kesenian di Pekalipan, untuk memikat wisatawan yang datang ke lokasi tersebut.
"Kami me-rebranding terhadap salah satu tempat kuliner di Kota Cirebon, yaitu kuliner yang bertepatan di ruas Jalan Pekalipan," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan juga Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman di Cirebon, Selasa.
Iing pun mengatakan wisata kuliner di Pekalipan, tidak hanya menyediakan makanan khas Cirebon saja, namun juga menampilkan pentas kesenian khas yang berada di daerah itu untuk memikat para wisatawan yang datang.
Yang menurutnya selama ini di Kota Cirebon ini, belum mempunyai spot kuliner yang bisa menjadi daya tarik para wisatawan, karena masih mengandalkan nama pemilik perorangan saja, seperti nasi jamblang, empal gentong, dan yang lainnya.
Iing pun melanjutkan dengan dibrandingnya pusat kuliner dan kesenian yang sudah ada tepatnya di Jalan Pekalipan yang diharapkan nantinya bisa menjadi " Full one stop shopping, one stop kuliner sekaligus one stop tourism".
"Kita mau makan dan juga hiburan kesenian semuanya lengkap ada di situ. Sehingga tempat ini bisa menarik kunjungan para wisatawan berbagai daerah," katanya.
Walaupun tidak ditunjang dana dari APBD, Iing pun menjelaskan mereka melibatkan akademisi, pelaku bisnis, government (pemerintah), community (komunitas), dan juga media untuk merealisasikan Festival Pusat Kuliner dan Aksi Kesenian di Pekalipan kota Cirebon.
Ia juga menambahkan meskipun nantinya dinamakan
Festival Pekalipan, namun dipastikan tidak hanya satu kali acara saja, akan tetapi setiap hari akan bisa dinikmati, dan dikunjungi.
"Walau pun ini namanya festival, tapi bukan insidental. Kami berharap agar kegiatan ini terus menerus," ujarnya.
Nantinya, lanjut Iing, lokasi Pekalipan Cirebon ini akan dibuat lebih cantik, mewah dan juga menarik akan menggunakan gapura dan lampu-lampu hias yang sangat menarik dan indah.
Juga disini akan ada panggung hiburan yang didukung oleh Dinas Kebudayaan dan juga Pariwisata dengan melibatkan seniman dan budayawan. "Seniman dan budayawan ini akan tampil performance di sana," kata Iing.