Minyak Goreng VS Mentega, Manakah Yang Lebih Baik?


Media Cirebon - Minyak goreng sangat dibutuhkan dalam mengolah berbagai masakan. Namun kini, kita semua semakin memikirkan tentang kesehatan sehingga lebih memilih olahan rebus. Sebenarnya, apakah minyak goreng sangat baik untuk kita?

Jenis minyak tidak baik adalah bahan dalam makanan kemasan, termasuk roti, keripik, kerupuk, maupun permen. Minyak terhidrogenasi parsial adalah minyak nabati yang telah berubah menjadi bahan kimia, di mana produsen makanan ini sering menambahkannya ke dalam produk mereka karena dapat membantu makanan bertahan cukuplama.

Faktanya, sebagian minyak terhidrogenasi sangat membahayakan kesehatan jantung. The American Heart Association telah merekomendasikan bahwa tidak lebih dari 1% dari total kalori harian yang berasal dari lemak trans. Makanan yang mengandung lemak trans dapat diartikan dengan istilah "lemak jenuh" pada sebuah kemasan. Demikian seperti yang dilansir Womansday.

Lebih baik mentega atau minyak Goreng?


Dari sudut pandang kesehatan, minyak zaitun adalah minyak pilihan yang terbaik tapi mentega juga masih bisa digunakan untuk memasak. Minyak yang merupakan campuran lemak, termasuk asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), asam lemak tak jenuh ganda, dan juga asam lemak jenuh (SFA) sedangkan mentega merupakan minyak yang telah dipadatkan.

Minyak Goreng zaitun mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Di sisi lain, mentega tinggi lemak jenuh yang akan meningkatkan kadar kolesterol dan juga peradangan dalam tubuh manusia. Jadi, secara umum minyak yang terbaik digunakan adalah minyak goreng zaitun ketimbang mentega atau jenis minyak yang dipadatkan.

Namun bila bicara aroma dan rasa, mentega ini bekerja lebih baik pada makanan olahan panggang, seperti membuat kue, roti, biskuit, dan kue kering. Jadi, tidak ada masalah menggunakan mentega untuk setiap saat saja.

Menyimpan minyak


Suhu yang panas, cahaya, dan juga udara akan menyebabkan minyak cepat berbau tengik. Hal ini bisa menyebabkan penyakit kanker bila terus-menerus digunakan. Minyak kaya PUFA, seperti kenari dan biji rami sebaiknya minyak ini disimpan dalam lemari es dalam wadah yang tertutup rapat. Salah satu minyak yang bisa disimpan dengan cara tersebut adalah jenis minyak zaitun. Tapi, tetap lindungi dengan menutupnya lebih rapat, simpan di tempat gelap, dan jauh dari kompor atau sumber panas lainnya.

Lemak jenuh seperti mentega dapat menahan suhu panas, tapi harus didinginkan karena minyak ini mengandung susu agar tidak menimbulkan bau tengik. Jika minyak ini disimpan dengan baik, maka ketahanannya akan sampai selama lima bulan hingga setahun.

Ketika kita belanja minyak di minimarket, ambil botol minyak goreng yang berada posisi paling belakang karena di situlah minyak ini lebih terlindungi dari pencahayaan yang membuatnya mudah berbau tengik. Harap periksa botol dan juga tanggal kedaluwarsanya. Ketika Anda membuka botol, dan minyak ini tidak berbau tengik, itu tanda minyak dalam kemasan ini kondisinya sangat baik.