Media Cirebon - Viral di berbagai account media sosial ada sebuah warteg yang selamat dari insiden kebakaran tepatnya berlokasi di Jalan Simprug Golf II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Bangunan warteg ini masih berdiri kokoh sementara bangunan yang ada di sebelah kanan dan kirinya hangus terbakar.
Video insiden bekas kebakaran yang telah memperlihatkan warteg atau warung makan tetap utuh dan kokoh tersebut di unggah oleh salah satu akun Twitter @_melody_mellow pada hari Selasa 23 Agustus 2022.
Dalam video itu menayangkan sejumlah rumah yang terbakar, akan tetapi warung makan tampak kokoh dan bersih.
Padahal letak posisi warung makan atau warteg itu berada di tengah kawasan padat penduduk.
Dalam video itu juga telah diperlihatkan suara seorang pria yang sedang merekam sambil memperlihatkan lokasi kejadian kebakaran tersebut.
"Nih rumahnya banyak yang kebakar semua, rumahnya kebakar semua nih, tuh ajaib rumah makan warteg barokah, ini namanya warteg barokah, tidak kebakar sama sekali," ucapnya.
Menurut informasi dari berbagai sumber kebakaran tersebut yang terjadi di kawasan Simprug Golf, RT 08/RW 08, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kini semua bangunan yang terbakar dilokasi tersebut di pasangi garis polisi.
Dan akibat peristiwa kebakaran tersebut yang dilaporkan 1 orang tewas dan sekitar 10 rumah terdampak dalam insiden kebakaran ini
Bagian dalam warteg Barokah ini hanya sedikit yang terkena dampak kebakaran. Di bagian belakang warteg dan sebagian tembok yang gosong terbakar.
Penjaga warteg Barokah tersebut, Saeni, membenarkan soal kegiatan membagi-bagi makanan setiap hari Jumat. Pada hari itu, pemilik warteg Barokah ini membagikan makanan kepada anak-anak yatim, dan juga para jemaah masjid di Pamulang, Tangerang Selatan.
Saeni juga menceritakan saat kondisi kebakaran melanda. Ia menyebut saat kebakaran itu tidak sadar bahwa ada kebakaran karena saya sedang melayani pelanggan.
Ketika kebakaran, Saeni ini mengaku hanya sempat menyelamatkan beras dan kulkas. Ia pun tidak sempat untuk menyelamatkan semua barang-barang yang ada di dalam wartegnya.
"Selamatkan karung beras dan juga kulkas. Nasi yang masih utuh dan masakan di sini saja, saya tinggal semua," kata Saeni.
Saeni juga tidak mengerti kenapa ko wartegnya selamat dari kobaran api. Yang ia lakukan hanyalah menyelamatkan diri dari kebakaran tersebut.
"Tidak mengerti saya. Mungkin mukzizat dari Allah, saya aja langsung lari dari lokasi dan mengungsi," ucap Saeni.