
Media Cirebon - Lokasi hutan di kawasan Gunung Ciremai Kuningan terbilang sangat rawan terhadap kebakaran. Beberapa kali kobaran api ini muncul di lokasi kawasan blok yang masuk Kecamatan Pasawahan.
"Api ini yang membakar di kawasan blok yang masuk Kecamatan Pasawahan, Kuningan Alhamdulillah berhasil dipadamkan. Perlu kita ketahui juga lokasi tersebut memang sangat rawan kebakaran terjadi," kata Kepala BTNGC Kuningan Jawa Barat, Teguh Setiawan saat ia memberikan keterangannya, Senin (26/9/2022).
Menurut Teguh, pemadaman api itu yang melibatkan banyak kalangan. "Untuk para petugas pemadaman kebakaran, itu yang terlibat dari BPBD, TNI - Polri, masyarakat peduli api dan juga banyak lagi relawan lainnya," katanya.
Teguh juga mengungkapkan hingga saat ini belum dilakukan pengukuran luas lahan yang terbakar dan juga penyebab kebakaran itu dari apa asalnya.
"Iya, untuk pengukuran seberapa luas lahan hutan yang terbakar. Kami masih belum bisa dilakukan , namun melihat kobaran api yang sangat cepat merambat itu karena disebabkan dari semak-semak/tumbuhan kering disertai angin kencang," katanya.
Diketahui sebelumnya, lahan kawasan hutan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) ini kembali terbakar. Kobaran api besar dan juga cepat merambat itu berada tepatnya di sekitar Blok Jalan Maling yang berada di wilayah Kecamatan Pasawahan.
Demikian hal itu juga dikatakan oleh Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana saat dikonfirmasi oleh wartawan, Minggu (25/9/2022).
Berdasarkan laporan petugas BPBD wilayah Kuningan di lapangan, kata Indra juga menyebut atas peristiwa kebakaran lahan yang terjadi sejak siang hari sekitar pukul 12:30 WIB.
"Kepulan asap yang tebal atau titik api pertama kali ini terlihat pukul 12.30 WIB, kebakaran itu terjadi di TNGC yang masuk ke wilayah Kecamatan Pasawahan," ujarnya.
Upaya untuk penenangan kebakaran tersebut, kata Indra juga mengaku hingga saat ini BPBD Kuningan tetap berkoordinasi dengan petugas BTNGC dan juga Forum Ciremai. "Tidak cuma hanya itu, kordianasi ini juga yang dilakukan bersama anggota TNI, POLRI, MPA Pasawahan dan juga Relawan sedang melakukan upaya pemadaman lahan tersebut," katanya.
Tindakan pemadaman kebakaran hutan ini masih dalam penanganan, kemudian untuk luasnya yang terbakar belum diketahui.
"Api yang menyala mulai menuju ke Blok Karang Dinding. Ini akibat rambatan api yang disertai angin kencang hingga kobaran api pun bertambah," katanya.