Benar Kata Jokowi, Harga Kangkung Sedang Mengalami Kenaikan Gara-gara Stoknya Jarang
Pasar Klandasan Balikpapan

Media Cirebon - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyebut bahwa harga kangkung sedang mengalami kenaikan. Jenis sayuran yang satu ini mengalami kenaikan harga karena stoknya yang sedang tidak banyak di pasaran.

Demikian kata Ketua Umum IKAPPI Abdullah Mansuri. Hal itu sekaligus membenarkan atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebutkan bahwa harga kangkung sedang mengalami kenaikan.

"Memang kangkung ini sedikit berkurang di pasar dan sangat jarang pedagang yang menjual kangkung, jadi harganya sedikit naik. Sekarang harga kangkung per ikat Rp 3 ribu, biasanya cuma Rp 2 ribu, per ikat," kata Abdullah kepada media, Selasa (25/10/2022).

Abdullah juga menyebut panen kangkung memang sangat rawan karena faktor cuaca yang tidak mendukung saat ini "Memang musim ini, musim-musim yang sedikit rawan," ucapnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa harga kangkung sedang naik. Hal itu yang diketahui dari hasil kunjungannya ketempat lokasi Pasar Klandasan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Tadi saya sudah cek di lokasi pasar juga harga stabil. Hanya satu barang yang harganya sedang mengalami kenaikan tadi kangkung, itu aja," kata Jokowi yang disiarkan di Akun YouTube Sekretariat Presiden.

Sayangnya Presiden Jokowi tidak menyebutkan berapa kenaikan harga per ikat kangkung di Pasar Klandasan, Balikpapan tersebut.