![]() |
| Lokasi kecelakaan dua dump truk di Jalan Pantura Semarang-Kendal, Semarang, Rabu (9/11/2022) |
Media Cirebon - Kecelakaan antara dua mobil truk yang terjadi di Jalan Pantura Semarang-Kendal Km 105 Semarang, Dalam kecelakaan ini menewaskan 1 orang. Akibatnya jalan ditutup sebagian hingga arus lalu lintas menuju arah Semarang mengalami kemacetan.
Pantauan Media Cirebon, Rabu (9/11/2022) pukul 22.30 WIB, terlihat kerumunan di tempat lokasi kecelakaan tepatnya terjadi di depan Masjid Al Iman, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Semarang. Akibatnya, Jalan Pantura Semarang-Kendal mengalami kamacetan panjang.
Di sana, tampak terdapat dua mobil dump truk yang mengalami kecelakaan, di mana truk yang bernomor polisi H 8109 EA ini mengalami kerusakan parah di bagian depan. Hingga saat ini, petugas kepolisian pun masih melalukan proses evakuasi terhadap korban kecelakaan tersebut.
Berdasarkan Informasi di lapangan, mobil truk itu menabrak truk yang sedang parkir di depan masjid. Berjumlah dua orang yang berada di dalam truk.
Ada satu orang korban yang masih berada di pinggir jalan dan mendapat pertolongan medis dari relawan. Sedangkan satu korban lagi dibawa dengan kantong jenazah oleh ambulans. Korban tewas dilarikan ke RS Kariadi, sementara korban luka-luka dibawa ke RSUD Tugu.
"Iya satu orang tewas dalam kecelakaan ini. Yang satu lagi mengalami luka-luka robek lalu dibawa ke RSUD Tugu," ujar tim medis RSUD Tugu Andi Bachtiar, saat ditemui media di lokasi, Rabu (9/11/2022).
Belum juga diketahui penyebab kecelakaan ini. Saksi mata yang berada di lapangan menyebut mobil truk yang bernomor polisi H 8109 EA berjalan oleng dan sempat menyenggol tiang listrik sebelum mobil tersebut menabrak truk yang sedang parkir dipinggir jalan.
"Mobil menabrak tiang listrik ini ( sambil menunjuk tiang listrik) dulu, terus baru nabrak mobil yang sedang parkir," kata saksi, Aulia (19) saat di lokasi kejadian.
Akibat dari kecelakaan itu, jalan Pantura Semarang-Kendal yang menuju ke arah timur atau Semarang jalan tertutup sebagian. Arus lalu lintas pun mengalami kemacetan. Saat ini, sejumlah warga dan juga relawan tengah mencoba mengatur arus lalu lintas dan meminta pengguna jalan untuk fokus terhadap kendaraan yang dikendalinya. (Imey)
