Seorang Pria di Parenggean ini Nekat Ingin Memperkosa Gadis, Korban Langsung Berteriak
Pelaku percobaan pemerkosaan usai diringkus jajaran Polsek Parenggean.

Media Cirebon - Seorang pria 25 tahun asal Desa Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), nekat masuk ke rumah seorang gadis yang masih duduk di bangku SMA dan ia mencoba untuk memperkosanya. 

Akibat dari aksinya tersebut, korban yang tidak terima lalu melaporkan ke kantor Polsek Parenggean, hingga pada akhirnya pria tersebut pun ditangkap, dan dijatuhkan ke penjara. 

"Pria itu yang ingin mencoba memperkosa gadis yang tinggal di rumah sendirian, beruntung tidak sempat melakukan keinginan hawa nafsunya. Namun pelaku sempat mencabuli gadis tersebut," kata Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Parenggean Iptu Akhmad Syaiful Rizal, Senin, 7 November 2022. 

Pada saat kejadian, korban hanya tinggal sendiri di rumah. Karena orangtuanya sedang keluar. Sedangkan di sekitar rumah korban jarang ada rumah penduduk. Hal itulah yang membuat pelaku ini nekat beraksi untuk memperkosa gadis tersebut.

Sementara, dalam aksi itu dilakukan oleh pelaku ketika malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban sedang tidur dikamar dan mendengar ada seseorang yang masuk melalui jendela dapur. 

Tidak lama kemudian, orang tersebut ternyata seorang pria berusia 25 tahun, yang langsung masuk ke dalam kamarnya. Hal itupun yang membuat korban kaget dan langsung berteriak minta tolong.

Namun tidak ada satupun seorang warga yang mendengar. Sehingga, pelaku langsung berupaya untuk mengajak korban bicara, dengan alasan hanya ingin meminta nomor hp temannya. 

Hingga pada akhirnya, pelaku pun langsung beraksi dengan menindihi tubuh korban. Saat itu, korban berupaya melawan dan bahkan sempat menggigit tangan pelaku hingga giginya patah. 

Meskipun mendapatkan perlakuan dari korban, pelaku tetap saja berupaya ingin menyetubuhi korban. Hal itu, membuat perempuan tersebut menangis, melawan dan meronta-ronta.

"Melihat korban yang menangis dan mendesah, pelaku langsung pergi dari rumah korban. Dan korbanpun melaporkan kepada kepolisian atas perlakuan yang diterimanya," kata Syaifullah. 

Akibat hal tersebut, pelaku saat ini sudah ditangkap oleh petugas dan saat ini juga masih dalam penyidikan pihak kepolisian. Karena dikhawatirkan ada korban yang lainnya. (Shofiyah)