![]() |
| Antrian Penumpang di Stasiun Gambir Jakarta | Foto : Media Cirebon |
Media Cirebon, Jakarta - Menurut Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Eva Chairunisa, arus penumpang kereta api jarak jauh mencapai puncaknya pada hari Jumat atau dua hari sebelum menjelang Natal.
"Pada hari ini jum'at, volume keberangkatan tertinggi tercatat pada masa Natal dan tahun baru 2022-2023. Menurutnya, pada hari ini terdapat total sekitar 38 ribu pengguna jasa yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta. Ujaran tersebut disampaikan kepada media di Stasiun Pasar Senen, Jakarta."
Terjual sebanyak 22 ribu tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan 16 ribu tiket lainnya untuk pengguna jasa yang berangkat dari Stasiun Gambir. Operasional kereta api hari ini terdiri dari 70 KA, dengan 38 KA berangkat dari Stasiun Gambir dan 32 KA dari Stasiun Pasar Senen. "Ini sudah termasuk 20 KA tambahan," ujar Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta.
Secara keseluruhan, total tiket Natal dan tahun baru yang disediakan oleh KAI Daop 1 Jakarta selama 20 hari masa Natal dan Tahun Baru, yaitu antara tanggal 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023, adalah sebanyak 736.406 tiket.
Hingga Jumat, tercatat sekitar 287 ribu tiket Natal dan tahun baru untuk keberangkatan antara tanggal 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023 telah terjual untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
"Namun, data tersebut masih dapat berubah karena penjualan tiket tersebut masih berlangsung secara online," ujar Eva.
Sementara itu, tanggal yang paling banyak diminati oleh pengguna jasa kereta api adalah antara 22-31 Desember 2022. Pada kurun waktu 10 hari tersebut, dari total tiket yang tersedia, yaitu sebanyak 409.212, sekitar 240.500 telah terjual.
Beberapa kota tujuan favorit yang dipilih oleh penumpang untuk perjalanan jarak jauh meliputi Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Tegal, Kutoarjo, Surabaya, Malang, dan Madiun. Sedangkan untuk perjalanan jarak dekat, kota tujuan favorit yang paling sering dipilih adalah Cirebon dan Bandung.
Eva mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jasa kereta api untuk memperhatikan aturan vaksin terbaru yang berlaku saat ini, terutama perubahan aturan untuk anak-anak berusia 6-12 tahun. Anak-anak pada usia tersebut yang belum divaksin masih dapat naik kereta api asalkan memiliki surat keterangan dari Puskesmas/fasilitas pelayanan kesehatan yang menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan vaksinasi karena alasan tertentu, atau harus didampingi oleh orang dewasa yang telah mendapatkan vaksin booster." (Dedi)
