![]() |
| Seni Musik Angklung | Foto : Media Cirebon |
Media Cirebon - Musik sudah menjadi salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Hal ini karena kehadiran musik dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan membantu meningkatkan mood Anda.
Namun, tahukah Anda apa itu musik? Musik adalah nada yang memiliki kesatuan dan menjadi lagu yang indah. Untuk lebih jelasnya ulasan kali ini akan membahas lebih dalam tentang sejarah musik tradisional.
Pengertian Musik Tradisional
Musik tradisional merupakan salah satu musik yang sudah ada dihidup masyarakat secara turun temurun di Indonesia. Seni musik ini sebagai sarana hiburan. Tiga komponen yang sangat penting didalam seni musik tradisional ini antara lain seniman musik dan penonton.
Sedangkan tujuannya adalah untuk menyatukan persepsi seniman dan masyarakat mengenai upaya bersama dalam mengembangkan dan melestarikan musik tradisional. Menjadikan musik tradisional sebagai khazanah seni di masyarakat sehingga musik tradisional menyentuh sektor komersial secara umum.
Semua jenis musik yang berkembang di nusantara akan menampilkan ciri khas Indonesia, baik dilihat dalam gaya bahasa maupun melodinya. Musik nusantara ini memiliki beberapa jenis seperti musik tradisional daerah, keroncong, dangdut, gambus, dan juga pop.
Sejarah Musik Tradisional
Sejarah Musik Nusantara memiliki tahapan-tahapan perkembangan yang sangat baik. Beberapa tahapan tersebut adalah sebagai berikut:
Masa Sebelum Masuknya Pengaruh Hindu-Buddha
Pada masa ini, ternyata musik digunakan sebagai kegiatan ritual masyarakat. Bunyi yang dihasilkan dari anggota tubuh atau alat-alat tertentu, maka dipercaya dapat memiliki kekuatan magis.
Masa Setelah Masuknya Pengaruh Hindu-Buddha
Pada masa ini berkembang musik keraton (khususnya di Jawa). Musik keraton yang dibawakan adalah orkestra gamelan. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok yaitu kelompok balungan, kelompok blibingan, kelompok pencon, kelompok gendang, dan kelompok pelengkap.
Masa Setelah Masuknya Pengaruh Islam
Selain memiliki kegiatan berdagang dan juga menyebarkan Islam, namun para pedagang Arab juga memperkenalkan musik mereka. Alat musik mereka adalah kecapi dan rebana. dari proses itulah muncul orkestra gambus di nusantara (Indonesia) hingga sekarang.
Masa Kolonialisme
Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga memberikan pengaruh besar bagi perkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini memperkenalkan berbagai alat musik dari negaranya, seperti biola, cello, gitar, flute, dan ukulele. Itulah masa-masa perkembangan musik modern Indonesia. Saat itu musisi Indonesia menciptakan sajian musik yang merupakan perpaduan antara musik barat dan musik Indonesia.
Masa Kini
Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia, berbagai jenis musik barat juga masuk, seperti pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Begitu pula dengan musik country India yang banyak dibawakan lewat film-filmnya. Dari perkembangan tersebut terjadi perpaduan musik asing dengan musik Indonesia.
Musik India mengalami perpaduan dengan musik Melayu sehingga menghasilkan musik dangdut. Maka dari itu hadir pula berbagai musisi Indonesia dengan genre pop, jazz, blues, rock dan R&B. Ada pula jenis musik yang memadukan unsur daerah Indonesia dengan musik barat, khususnya alat musik. Jenis musik ini sering disebut musik etnik.
Ciri-Ciri Musik Tradisional
Disini Anda bisa mengetahui perbedaan antara musik tradisional dengan jenis musik lainnya. Berikut ciri-ciri seni musik tradisional:
Tidak Memiliki Notasi
Proses pembelajaran musik tradisional yang berlangsung secara lisan menjadikan partitur atau teks musik menjadi sesuatu yang dianggap tidak terlalu penting. Sehingga sangat wajar bila musik tradisional di setiap daerah tidak memiliki notasi notasi tertentu.
Bersifat Informal
Musik tradisional umumnya digunakan sebagai bentuk ekspresi masyarakat. Sehingga keberadaan musik ini lebih banyak digunakan dalam kegiatan masyarakat biasa. Ketika musik ini dimainkan di lingkungan keraton, maka keberadaannya akan semakin kompleks dan formal.
Lirik Lagu Bahasa Daerah
Selain syairnya menggunakan bahasa daerah, namun musik tradisional juga bisa menggunakan melodi dan irama yang menunjukkan ciri khas daerah masing-masing.
Lebih Banyak Melibatkan Alat Musik Daerah
Hal yang harus Anda ketahui yaitu permainan musik disetiap lagu ini maka dinyanyikan dengan alat-alat khas daerah itu sendiri.
Fungsi Musik Tradisional
Secara umum fungsi musik bagi masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut:
Sarana Upacara Budaya (Ritual)
Musik di Indonesia biasanya erat kaitannya dengan upacara kematian, perkawinan, kelahiran, serta upacara agama dan kenegaraan. Oleh karena itu, alat musik tersebut digunakan sebagai sarana kegiatan adat masyarakat.
Fasilitas Hiburan
Dalam hal ini, musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan akibat rutinitas sehari-hari. Pada umumnya masyarakat Indonesia sangat antusias menyaksikan pertunjukan musik. Jika ada pertunjukan musik di daerah mereka, maka mereka berlomba-lomba datang ke tempat tersebut untuk menontonnya.
Demikian ulasan artikel tentang Mengenal Sejarah Musik Tradisional Yang Wajib Anda Pelajari seperti yang dilansir rtp slot, Semoga bermanfaat.
