Guru SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun tak Kuat Melihat Video Muridnya Jadi Korban Bullying di Cirebon - Media Cirebon

Guru SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun tak Kuat Melihat Video Muridnya Jadi Korban Bullying di Cirebon

Guru SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun tak Kuat Melihat Video Muridnya Jadi Korban Bullying di Cirebon


Media Cirebon - Melansir dari Republika Aksi perundungan (bullying) yang menimpa seorang anak disabilitas mental di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, kejadian sangat disesalkan dari berbagai kalangan. Termasuk para guru di SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, tempat korban ini bersekolah.

"Kami semua amat sangat menyayangkan sekali dan sedih,’’ ujar Kepala Sekolah Sekolah Luar Biasa ABC Wathaniyah Arjawinangun, Siti Aminah, Hari Kamis (22/9/2022).

Siti juga menyatakan, para guru di sekolah yang dipimpinnya selama ini yang memperlakukan semua murid, apapun kondisi mereka, dengan baik. Di sekolah tersebut, terdapat sebanyak 138 murid dengan kondisi yang berbeda-beda, ada tunanetra, tunarungu dan juga tunagrahita.

Siti menyatakan, korban berkebutuhan khusus tuna grahita. Selama ini, korban ini tidak hiperaktif dan memiliki sifat yang sangat baik. "Tenang anaknya ini,’’ ucap Siti.

Siti menyatakan, awalnya saya mengetahui kejadian itu dari paman korban, yang datang dan memperlihatkan tayangan video bullying terhadap korban, sehari setelah kejadian itu. Dia menilai, tindakan para pelaku ini sudah kelewat batas dan tergolong dalam tindakan kriminal.

"Itu bukan kenakalan yang biasa. Saya saja tidak tahan melihat video dalam aksinya,’’ tutur Siti.

Siti juga mengakui, korban saat ini tetap berangkat bersekolah seperti biasa. Dia juga menilai, anak-anak berkebutuhan khusus tuna grahita tidak terlalu terbawa oleh perasaan terhadap apapun atas peristiwa yang mereka alaminya.

Meski demikian, lanjut Siti, pihaknya juga tetap akan melakukan upaya pemulihan terhadap korban bullying. "Nanti kita akan coba ngobrol dengan anak (korban),’’ kata Siti.

Seorang anak dengan disabilitas mental di wilayah Kabupaten Cirebon ini menjadi korban bullying. Kasus bullying terhadap korban itu yang menjadi viral setelah videonya tersebar luas diberbagai media sosial.

Jajaran Polresta Cirebon pun langsung bertindak cepat dengan mengamankan tiga orang pelaku. Dari tiga orang yang diamankan itu, satu orang yang berperan melakukan penganiayaan kepada korban dengan cara menginjak-injak pada bagian pundak korban.

Selain itu, salah satu orang pelaku lain yang melakukan tendangan kepada korban sambil merokok. Sedangkan satu orang pelaku yang lainnya, merekam adegan tersebut berupa video.