Cerita Dalam Teks Anekdot Biasanya Diangkat Berdasarkan?
Contoh Teks Anekdot | Foto : Media Cirebon 

Pertanyaan: Cerita Dalam Teks Anekdot Biasanya Diangkat Berdasarkan?

Jawaban: Cerita Asli


Media Cirebon - Menulis teks anekdot, walaupun kalimatnya pendek, bukanlah perkara mudah karena harus memahami ciri dan format yang sesuai. Selain itu, tampilan lucu menjadi elemen penting dalam teks anekdot. Dalam kesempatan ini, kami akan mempersembahkan contoh anekdot singkat dan menggelitik untuk tugas sekolah.

Banyak orang tidak terlalu faham dengan istilah "anekdot". Dibandingkan dengan jenis teks atau karya lainnya, popularitas anekdot kurang signifikan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang tidak memahami jenis teks ini. Secara umum, teks anekdot hanya dikenal oleh sebagian kecil orang saja. Lalu, apa sebenarnya arti dari teks anekdot?

Menurut Masun, teks anekdot adalah cerita yang diwujudkan dalam bentuk tulisan. Namun, anekdot tidak sekadar cerita atau esai semata, karena memiliki tujuan sosial yang khusus. Cerita yang disajikan dalam anekdot bertujuan untuk memancing reaksi emosi pembaca, baik itu berupa kegembiraan atau kekaguman. Oleh karena itu, anekdot berfungsi sebagai bentuk cerita lucu dan tidak biasa.

Definisi, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contoh Lengkap Teks Anekdot

Salah satu cara untuk mengetahui teks anekdot adalah dengan adanya unsur humor yang disertakan. Dibandingkan dengan jenis cerita lainnya, anekdot memiliki kecenderungan untuk lebih berfokus pada unsur hiburan dan menghibur. Oleh karena itu, seringkali membawa pembaca untuk terpingkal-pingkal. Namun, tidak disangkal bahwa humor dalam anekdot memiliki tujuan sosial yang tersembunyi, sehingga pembaca secara tidak langsung diminta untuk memperhatikan isu-isu sosial yang ada.

Anekdot dapat juga mengandung kritik terhadap isu-isu sosial yang terkait dengan tokoh-tokoh penting atau terkenal. Cerita atau tema yang diambil dari realitas kemudian dibungkus dengan cara yang halus dan lucu. Dalam hal ini, kritik yang disampaikan terasa kurang nyata atau tidak langsung. Inilah yang menjadi ciri khas dari anekdot yang membedakannya dari jenis teks lainnya.

Menurut kamus bahasa Indonesia, anekdot didefinisikan sebagai cerita pendek yang menarik karena keterlibatan unsur humor atau mengerikan. Seperti pandangan MaĊĦun, anekdot berkaitan dengan tokoh-tokoh penting dan didasarkan pada peristiwa nyata.

Seorang tokoh Indonesia yang terkenal kerap membagikan anekdot adalah almarhum Abdurrahman Wahid, juga dikenal sebagai Gus Dur. Mantan presiden Indonesia ini sering mengeluarkan humor atau lelucon yang cenderung rasional. Namun, tidak hanya sebatas humor belaka, tetapi juga mengandung sentimen yang dalam terhadap isu-isu sosial dan politik yang ada. Berikut adalah contoh teks anekdot:

Suatu hari, seorang turis asing berjalan-jalan di jalan raya kota Jakarta dan tiba-tiba dia melihat sebuah toko. Terpikat dengan gambar di depannya, ia menghampiri toko itu. Di depan toko tertulis "Pak Joko Jual Beli Segala Jenis Binatang". Penasaran, turis itu masuk ke dalam toko. Saat ia masuk, terlihat berbagai jenis binatang seperti monyet, buaya, burung hantu, dan bahkan burung beo yang bisa bicara.

Turis tersebut bertanya kepada Pak Joko, "Apakah binatang-binatang ini dijual sebagai peliharaan?"

Pak Joko menjawab, "Tidak, mereka dijual sebagai makanan."

Turis itu kaget, "Makanan? Bagaimana bisa?"

Pak Joko menjawab sambil tersenyum, "Ya, tentu saja. Jika Anda mencoba makan burung beo itu, Anda akan tahu bahwa ia benar-benar enak. Bahkan, Anda akan berpikir bahwa Anda sudah makan daging ayam."

Turis itu tercengang dan bertanya lagi, "Bagaimana dengan buaya? Apakah juga dimakan?"

Pak Joko menjawab, "Ya, tentu saja. Jika Anda mencoba makan daging buaya, Anda akan tahu bahwa rasanya seperti daging sapi. Bahkan, jika Anda menutup mata, Anda tidak akan bisa membedakan apakah yang Anda makan adalah daging buaya atau sapi."

Turis itu kembali terkejut dan bertanya, "Bagaimana dengan monyet? Apakah mereka juga dimakan?"

Demikianlah pembahasan mengenai teks anekdot, ciri-cirinya, strukturnya, dan contohnya. Diharapkan informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami dan menulis teks anekdot dengan baik. Selain itu, jangan lupa untuk senantiasa mengasah kemampuan menulis dan kreativitas Anda dalam mengolah teks anekdot agar menjadi lebih menarik dan menghibur.